Skip to content

Cara memeriksa kesehatan kucing Anda

Apakah hewan peliharaan Anda merasa tidak enak badan? Bagaimana Cara memeriksa kesehatan kucing Anda. Apa yang perlu diketahui?

Cara mencegah perkembangan penyakit pada kucing – gejala pertama penyakit

Jika kucing tinggal di rumah Anda atau hanya akan melindungi anak kucing, maka penting untuk mengetahui gejala dan indikator apa yang dapat di cirikan oleh kesehatan hewan peliharaan. Lagi pula, durasi dan kerumitan perawatan hewan secara langsung tergantung pada bentuk dan stadium penyakitnya. Oleh karena itu, semakin cepat Anda melihat perubahan perilaku kucing dan mencari bantuan dari spesialis, semakin cepat hewan peliharaan pulih dan semakin murah perawatannya.

Pada artikel ini, kami akan memberi tahu Anda tentang sinyal pertama kucing yang merupakan gejala suatu penyakit.

Sinyal pertama penyakit dalam Memeriksa Kesehatan Kucing anda

Jika Anda mengamati tingkah laku kucing, maka mungkin secara sepintas memperhatikan perubahan yang akan membuat Anda waspada. Hewan yang sehat biasanya bergerak, memiliki nafsu makan yang baik dan menjaga dirinya sendiri.

Karena itu, setiap kemunduran penampilan adalah alasan untuk pergi ke klinik hewan.

Apa yang dicari:

  • Aktivitas hewan. Jika kucing tidak sehat, maka ini dapat di perhatikan dengan perubahan aktivitas motorik: ia lebih banyak berbaring, terlihat lesu, bersembunyi di sudut-sudut.
  • Kondisi mantel. Setiap perubahan penampilan bulu dapat menandakan penyakit: kering atau berminyak, kusut atau tidak, mengkilap atau kusam.
  • Mata dan Hidung – Mata berair dalam kombinasi dengan kucing yang mengeluarkan cairan hidung bernanah atau buram adalah gejala penyakit.
  • Telinga – bau belerang yang menyengat, serta perilaku hewan yang gelisah, misalnya, menggelengkan kepalanya atau menggaruk telinganya – alasan untuk menghubungi dokter hewan.
  • menjilati. Jika kucing menjilati dirinya sendiri dengan marah, maka ini bisa menjadi sinyal gatal dan tidak nyaman.

Tanda-tanda lain dari penyakit kucing peliharaan adalah gejala berikut:

  • nafsu makan menurun
  • haus
  • memiliki bau mulut
  • muntah
  • diare
  • sesak napas
  • agresivitas
  • sering buang air kecil atau buang air besar di tempat yang salah

Setelah memperhatikan beberapa tanda perubahan perilaku hewan peliharaan di atas, kami menyarankan Anda untuk tidak menunda membuat janji dengan klinik hewan untuk menemui dokter.

memerikasa kesehatan kucing

Nutrisi pada kucing

Nutrisi yang benar dan seimbang akan membantu mencegah berkembangnya banyak penyakit pada kucing. Makanan yang di peruntukkan bagi manusia bukanlah makanan lengkap untuk hewan, sehingga dapat menyebabkan gangguan fungsi tubuh hewan peliharaan, yang akan mempengaruhi perkembangan penyakit seperti obesitas, urolitiasis, radang sendi dan pembentukan plak.

Diet siap pakai dalam bentuk makanan kering dan basah yang di kombinasikan dengan kepatuhan terhadap aturan makan akan mencegah perkembangan penyakit, dan juga makanan tersebut berkontribusi pada penghilangan bulu secara alami dari tubuh kucing.

Perhatikan rekomendasi berikut dari dokter hewan:

  • rasio makanan kering dan basah adalah tiga banding satu
  • jumlah dan dosis pakan harus di hitung berdasarkan usia dan berat hewan
  • hati-hati dengan air di mangkuk
Bagikan jika anda suka, Terimaksih.

Tinggalkan Balasan