Skip to content

Apakah Kucing Lebih Rentan Terhadap COVID-19 Daripada Anjing ?

Pada musim semi tahun 2020, Dr. Hinh Ly, seorang peneliti veteriner dan biomedis di University of Minnesota, mulai mencari tahu bagaimana SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19, mempengaruhi kucing dan anjing.

Menurut sebuah laporan di The New York Times , Ly dan istrinya, peneliti Yuying Liang, mulai menguji sebanyak mungkin anjing dan kucing untuk antibodi yang akan mengungkapkan infeksi masa lalu.

Untuk bantuan tambahan, ia meminta bantuan Dr. Daniel Heinrich, direktur patologi klinis pusat kedokteran hewan kampus; untuk membantunya mendapatkan sampel dengan restu dari orang tua hewan peliharaan yang tidak di sebutkan namanya.

Setelah menguji ratusan sampel, Ly menemukan bahwa “delapan persen kucing membawa antibodi terhadap virus corona, sedangkan anjing kurang dari satu persen.”

Mengapa Kucing Lebih Rentan Terhadap Virus?

Penelitian saat ini tidak jelas tentang mengapa kucing lebih banyak tertular virus daripada anjing. Satu teori adalah bahwa urutan genetik kucing dari ACE2, “protein pada permukaan sel yang merupakan reseptor untuk virus corona,” sangat mirip dengan urutan manusia, sedangkan urutan genetik anjing tidak.

Alasan lain yang tidak begitu ilmiah? “Mungkin karena kita lebih sering memeluk kucing,” kata Ly. “Mungkin kita lebih sering mencium kucing.” Hasil lengkap studi Dr Ly di publikasikan pada Juni 2021 di jurnal ilmiah, Virulence .

Studi lain yang di terbitkan di Life Science ; juga pada Juni 2021, mengungkapkan bahwa 67 persen kucing tertular COVID-19 dari manusianya, sementara hanya 43 persen anjing yang tertular.

Dorothee Bienzle, seorang profesor patologi hewan di Universitas Guelph di Ontario yang melakukan penelitian ini, mungkin memiliki teori tentang alasannya.

Kucing, terutama yang tidur di tempat tidur pemiliknya, tampaknya sangat rentan,” katanya dalam sebuah pernyataan (via EurekAlert! ). “Jadi, jika Anda memiliki COVID-19, saya sarankan Anda menjaga jarak dari hewan peliharaan Anda – dan jauhkan dari kamar tidur Anda.”

Apakah menurut Anda kucing Anda tertular COVID-19? Menurut Anda, mengapa virus lebih banyak menyerang kucing daripada anjing? Beri tahu kami di komentar di bawah!

Bagikan jika anda suka, Terimaksih.

Tinggalkan Balasan